logo
Champions League Logo
Europa League Logo

Manchester City Terancam Diskors dari Liga Champion

Manchester City Terancam Diskors dari Liga Champion
Manchester City Terancam Diskors dari Liga Champion

Liga Champion – Juara baru Liga Premier Inggris, Manchester City, terancam tidak diperbolehkan bertanding di Liga Champion. Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) kemungkinan akan menjatuhkan sanksi kepada City atas dugaan pelanggaran finansial.

Temuan media Jerman, Der Spiegel, tentang penyalahgunaan dana di Manchester City menjadi kasus yang didalami oleh UEFA. Saat ini tim investigasi dari UEFA sedang memeriksa rekening City. City diduga telah mengakali pendanaan mereka sehingga tidak sesuai dengan aturan Financial Fair Play (FFP) yang diterapkan UEFA.

Pendanaan dari sejumlah sponsor City yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA) diduga diakali.

Dalam temuannya, Der Spiegel menyebutkan Citu hanya menerima uang sebesar 8 juta Poundsterling (sekitar Rp 145 miliar) dari sang sponsor utama, Etihad. Namun dalam pengakuan City, mereka menjalin kerjasama dengan Etihad dengan nilai 67.5 juta Poundsterling, atau setara dengan Rp 1.2 triliun. Kesepakatan ini terjadi di tahun 2015.

Selisih dana tersebut diduga didapatkan oleh City dari sang pemilik, Sheikh Mansour. Sheikh Mansour memberikan dana tersebut melalui konsorsium Abu Dhabi United Group. Cara pemberian dana ini lah yang menjadi bentuk pelanggaran terhadap FFP.

Penyelidikan terhadap Manchester City saat ini dipimpin oleh Perdana Menteri Belgia, Yves Leterme. Penyelidikan ini sudah dimulai sejak tahun 2018 lalu dan hampir rampung. Man City sendiri membantah tuduhan tersebut.

Pengumuman hasil penyelidikan akan dilakukan pada pekan ini atau selambat-lambatnya pekan depan. Jika terbukti bersalah, maka City akan diskors dari Liga Champion. City akan menjalani hukuman larangan bermain di Liga Champion pada musim 2020/2021. City juga masih akan diberi kesempatan untuk mengajukan banding jika terbukti bersalah.

Leave a comment